Peluang Mahasiswa TLM Menjadi Global Citizen

Di era globalisasi, mahasiswa tidak lagi cukup hanya belajar di ruang kelas. Dunia kerja dan dunia kesehatan menuntut lulusan yang memiliki wawasan internasional, kemampuan adaptasi, serta pengalaman lintas budaya. Salah satu program yang menjawab tantangan tersebut adalah International Credit Transfer (ICT).

Melalui program ICT, mahasiswa Program Studi Teknologi Laboratorium Medis Universitas ‘Aisyiyah Yogyakarta (TLM UNISA Yogyakarta) mendapatkan kesempatan untuk belajar di luar negeri dan mengonversi mata kuliah yang diambil sebagai bagian dari perkuliahan di kampus asal. Program ini menjadi pintu masuk bagi mahasiswa untuk mengenal sistem pendidikan internasional sekaligus mengasah kompetensi diri.

Apa Itu Program ICT?

International Credit Transfer adalah program mobilitas mahasiswa yang memungkinkan mahasiswa mengikuti perkuliahan di perguruan tinggi mitra luar negeri dalam jangka waktu tertentu. Mata kuliah yang diambil disesuaikan dengan capaian pembelajaran prodi, sehingga hasil belajar mahasiswa tetap terakui secara akademik. Bagi mahasiswa TLM UNISA Yogyakarta, program ICT bukan sekadar belajar di tempat baru, tetapi juga pengalaman akademik yang memperluas cara pandang terhadap dunia laboratorium medis dan praktik kesehatan global.

Pengalaman Akademik di Lingkungan Internasional

Salah satu mitra internasional dalam program ICT adalah Universiti Kuala Lumpur (UNiKL), Malaysia. Melalui program ini, mahasiswa merasakan langsung suasana pembelajaran di kampus internasional yang menekankan pendidikan terapan dan kesiapan kerja. Mahasiswa mengikuti kegiatan akademik yang relevan dengan bidang keilmuannya, berinteraksi dengan dosen dan mahasiswa dari berbagai negara, serta terbiasa menggunakan bahasa Inggris sebagai bahasa pengantar. Pengalaman ini memberikan pemahaman baru tentang standar akademik dan profesional di tingkat internasional.

Lebih dari Sekadar Nilai Akademik

Manfaat program ICT tidak hanya terletak pada aspek akademik. Mahasiswa juga dilatih untuk:

  • beradaptasi dengan lingkungan dan budaya baru,
  • meningkatkan kemampuan komunikasi lintas budaya,
  • membangun kepercayaan diri dan kemandirian,
  • memperluas jejaring internasional.

Semua pengalaman tersebut menjadi bekal penting bagi mahasiswa TLM untuk menghadapi dunia kerja yang semakin kompetitif dan terbuka secara global.

Program ICT merupakan bagian dari implementasi Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM), yang mendorong mahasiswa untuk belajar di luar kampus dan memperkaya pengalaman akademik. Melalui ICT, mahasiswa memiliki ruang untuk mengembangkan potensi diri sesuai minat dan bakat, sekaligus meningkatkan daya saing lulusan.

Bagi Program Studi TLM UNISA Yogyakarta, keikutsertaan mahasiswa dalam ICT menunjukkan komitmen prodi dalam menghadirkan pendidikan yang adaptif, inovatif, dan relevan dengan kebutuhan global.

Dampak Positif bagi Mahasiswa dan Prodi

Program ICT memberikan dampak positif ganda. Mahasiswa memperoleh pengalaman internasional yang bernilai, sementara program studi mendapatkan penguatan jejaring kerja sama global serta masukan berharga untuk pengembangan kurikulum. Pengalaman mahasiswa selama ICT juga dapat menjadi inspirasi bagi mahasiswa lain untuk berani mengambil peluang belajar di luar negeri.

Menuju Lulusan Berwawasan Global

Melalui program ICT, mahasiswa TLM UNISA Yogyakarta tidak hanya dipersiapkan sebagai tenaga kesehatan yang kompeten secara teknis, tetapi juga sebagai global citizen yang mampu beradaptasi, berpikir terbuka, dan bekerja dalam lingkungan multikultural.

Program Studi Teknologi Laboratorium Medis berkomitmen untuk terus membuka peluang internasional bagi mahasiswa sebagai bagian dari upaya peningkatan mutu pendidikan dan penguatan daya saing lulusan.

Mari bersama membangun generasi Tenaga Laboratorium Medis yang siap bersaing di tingkat global melalui program-program internasional seperti ICT.”