Program Studi Teknologi Laboratorium Medis (TLM) Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas ‘Aisyiyah Yogyakarta (UNISA Yogyakarta) menyelenggarakan peninjauan kurikulum makro dengan melibatkan berbagai stakeholder eksternal sebagai bagian dari komitmen dalam meningkatkan kualitas dan relevansi lulusan.
Kegiatan ini menghadirkan perwakilan dari puskesmas dan rumah sakit sebagai lahan praktik, laboratorium klinik swasta, mitra pengguna lulusan, alumni dan orang tua wali mahasiswa yang memiliki peran strategis dalam memberikan masukan terhadap pengembangan kurikulum. Keterlibatan stakeholder eksternal menjadi langkah penting untuk memastikan bahwa kurikulum yang disusun selaras dengan kebutuhan dunia kerja dan perkembangan teknologi di bidang laboratorium medis.


Dalam forum tersebut, dibahas sejumlah isu strategis, antara lain:
- Kesesuaian capaian pembelajaran lulusan dengan kebutuhan layanan kesehatan dan industri laboratorium
- Penguatan kompetensi teknis berbasis pemantapan mutu laboratorium medis
- Integrasi teknologi terkini, seperti diagnostik molekuler dan sistem informasi laboratorium di kurikulum TLM UNISA Yogyakarta
- Penyesuaian kurikulum dengan standar nasional serta tren global di bidang kesehatan
- Perlunya sertifikasi kompetensi tambahan untuk lulusan prodi TLM UNISA Yogyakarta
- Penguatan leadership dan komunikasi efektif untuk lulusan prodi TLM UNISA Yogayakarta
Wakil Rektor I menyampaikan bahwa masukan dari stakeholder eksternal menjadi dasar penting dalam merancang kurikulum yang adaptif dan aplikatif.
“Melalui peninjauan kurikulum makro ini, kami memperoleh perspektif langsung dari pengguna lulusan, sehingga kurikulum yang dikembangkan tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga relevan dengan kebutuhan praktik di lapangan. Peninjauan kurikulum makro ini dilakukan sebagai upaya penjaminan mutu dari program studi TLM UNISA Yogyakarta.,” ungkapnya.
Para stakeholder juga menekankan pentingnya peningkatan kemampuan mahasiswa dalam aspek analisis, interpretasi hasil pemeriksaan, serta penguasaan teknologi laboratorium modern, namun juga tetap kuat secara konsep dasar dan pemeriksaan manual. Selain itu, penguatan soft skills, leadership dan profesionalisme juga menjadi perhatian dalam menyiapkan lulusan yang siap bersaing di dunia kerja, baik secara nasional maupun global.
Melalui kegiatan ini, Prodi TLM Universitas ‘Aisyiyah Yogyakarta menegaskan komitmennya dalam pengembangan kurikulum yang responsif terhadap kebutuhan stakeholder, berbasis mutu, serta selaras dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, guna menghasilkan lulusan yang unggul, adaptif, dan berdaya saing global.







